7 Kuliner Asli Indonesia Ini Punya Khasiat yang Menyehatkan!

Oleh:   Laros Laros   |   5/10/2016 10:52:00 AM
Untuk urusan rasa, kuliner Indonesia itu tidak kalah sama negara lain. Bahkan bisa dibilang jika negeri ini punya kekayaan kuliner yang tidak ada tandingannya di dunia. Lihat saja bagaimana setiap daerah di Indonesia mempunyai kuliner khasnya masing-masing.


Uniknya kuliner Indonesia itu tidak hanya berisi makanan yang normal saja. Di sini kita juga bisa menemukan makanan nyeleneh, ekstrim hingga menjijikkan bagi sebagian orang. Seperti halnya daftar kuliner berikut yang berbahan baku hewan tak biasa dikonsumsi. Namun banyak yang tidak tahu jika makanan nyeleneh dan terkesan menjijikkan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan badan kita lho.

1. Sate Ular Cobra
Satu ular cobra dikenal sebagai kuliner khas dari kota Surakarta atau Solo. Sesuai dengan namanya daging yang disate adalah daging dari ular cobra. Menurut orang yang pernah mengkonsumsinya, sate ular cobra tidak berbeda jauh rasanya dengan sate ayam. Tekstur dagingnya empuk dan lezat. Kalau penasaran bagaimana cara mengolah daging ular cobra menjadi sate yang nikmat tonton saja video di bawah ini.
Sate ular cobra disajikan seperti sate-sate pada umumnya yaitu dengan ditambahkan bumbu kacang atau kecap plus irisan bawang merah mentah, cabai dan tomat. Nah, selain lezat sate ular cobra ini ternyata juga dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan beraneka penyakit kulit dan juga alergi. Bahkan sate dari jenis ular paling berbahaya di dunia ini diyakini mampu meningkatkan stamina dan keperkasaan pria. Tak heran jika pelanggan sate cobra di Solo kebanyakan adalah kaum Adam.

2. Sate Biawak

Biawak adalah sejenis kadal berukuran besar yang sering ditemui di kawasan rawa. Ternyata di pulau Jawa, binatang ini juga dikonsumsi dan menjadi salah satu makanan khas. Salah satu olahannya yang paling populer adalah sate biawak. Mereka yang pernah makan sate ini mengatakan bahwa daging biawak sangat lezat seperti daging kambing dengan tekstur yang lebih kasar.

Bagi sebagian orang tentu akan jijik memakan daging biawak setelah tahu binatang ini di kehidupan liar. Tapi di balik keekstrimannya daging biawak ternyata dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kulit, gatal-gatal, sesak napas, asma, dan menghaluskan kulit. Proses pembuatan sate biawak bisa kalian lihat di tautan video di atas. Tertarik mencicipi?

3. Ulat Sagu

Ulat sagu umumnya ditemukan di pohon sagu atau pohon kelapa yang sudah mati. Hewan lentur ini menjadi sumber makanan bagi warga Papua. Mereka memakan ulat sagu tanpa dimasak terlebih dahulu alias dimakan mentah-mentah. Katanya, meski menjijikkan saat dimakan ulat sagu akan terasa manis dan lezat.


Cara mengkonsumsi ulat sagu untuk jamu dan obat kuat memang dimakan mentah-mentah. Cairan tubuh ulat ini dipercaya mengandung banyak vitamin yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Tekstur hewan ini sangat halus dan lumer ketika digigit di dalam mulut. Meski demikian ulat sagu juga bisa disajikan dalam bentuk yang sudah masak seperti digoreng atau dimasak sayur. Kabarnya orang-orang di Eropa sudah mencoba mengolah ulat sagu sebagai bahan dasar membuat spageti dan sandwich. Pernah mencicipi ulat sagu?

4. Tokek Goreng
Daging tokek dipercaya bisa mengobati penyakit kulit, asma dan meningkatkan stamina pria.

Peneliti dari China bahkan pernah melakukan riset pada daging tokek yang ternyata menunjukkan efek positif terhadap tumor ganas. Menjadi masuk akal kan selama ini mengapa harga tokek itu selangit? Sudah pernah mencicipi daging tokek belum?

5. Kelelawar Goreng

Kuliner dengan bahan dasar hewan kelelawar adalah salah satu makanan khas dari Manado. Umumnya daging kelelawar akan dimasak menggunakan bumbu jahe dan laos. Sebelumnya banyak tahapan yang harus dilalui untuk mengolah daging kelelawar agar hilang bau busuknya. Pertama badan dan kedua sayap kelelawar harus dipisahkan.


Setelah itu barulah kelelawar dikuliti hingga bersih. Barulah daging kelelawar siap untuk dimasak. Penyajian daging kelelawar ini umumnya menggunakan bumbu kecap dan sambal pedas. Selain rasanya yang lezat dan bentuknya yang tetap menjijikkan, daging kelelawar sudah turun-temurun dipercaya warga Manado bisa menyembuhkan asma, gatal-gatal, alergi kulit, dan menjaga stamina.

6. Belalang Goreng

Jika kita jalan-jalan ke Gunungkidul, Yogyakarta kita akan menjumpai camilan khas dari daerah itu yaitu belalang goreng. Yap, belalang yang kerap menjadi hama tanaman di daerah Gunungkidul malah dijadikan sebagai sumber pangan. Sejarahnya, kawasan di timur kota Yogya ini adalah lahan tandus dan pernah mengalami kekurangan pangan.


Kemudian warga mengolah belalang menjadi bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebetulan belalang di daerah ini sangat banyak jumlahnya. Meski terkesan menjijikkan ternyata belalang mengandung banyak protein dan juga vitamin yang baik untuk tubuh lho. Daging belalang juga dipercaya dapat menyembuhkan susah buang air kecil, mengobati ambien, dan juga luka sengatan kalajengking. Rasa gurih dari belalang goreng memang sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh selain bakpia lho.

7. Rempeyek Laron

Laron adalah sejenis rayap yang bisa terbang dan muncul saat awal-awal musim hujan. Hewan yang suka beterbangan di dekat sumber cahaya yang terang ini nyatanya juga bisa dikonsumsi. Banyak cara untuk mengkonsumsi laron, mulai dari digoreng biasa, goreng wingko atau dijadikan rempeyek seperti halnya rempeyek kacang, kedelai, udang atau pun rempeyek ikan teri.


Rasa laron pun lumayan gurih apalagi di dalamnya terkandung banyak protein yang sangat baik untuk program diet. Selain itu laron juga dipercaya mampu mengurangi kerontokan rambut dan meningkatkan kekebalan tubuh. Informasi tambahan, laron itu ada dua jenis satu ukurannya kecil dan munculnya malam dan laron ukuran besar yang keluar di pagi hari. Umumnya laron yang dikonsumsi ini adalah laron yang ukurannya besar.

Itulah aneka kuliner menjijikkan dari Indonesia yang ternyata mempunyai manfaat yang banyak bagi kesehatan. Pun demikian untuk mengkonsumsinya kalian harus konsultasi dulu pada seorang ahli apakah bahan makanan yang digunakan halal untuk dikonsumsi atau tidak. Pasalnya beberapa bahan makanan ekstrim di atas bisa saja masuk kategori tidak halal bagi agama tertentu.

Tampilkan Komentar