Kuliner Khas Asli Blitar Ini Masih Eksis Hingga Saat Ini

Oleh:   Cafe Wisata Cafe Wisata   |   5/18/2016 10:53:00 PM
Jika singgah di Blitar, rasanya belum cukup puas kalau tidak merasakan pahit, manis dan asinnya makanan khas di kota ini, memang setiap daerah mempunyai makanan khasnya tersendiri termasuk di kota yang di juluki dengan tanah Bung Karno ini, Julukan tanah Bung Karno karena di kota inilah tempat tinggal bung Karno waktu kecil, selain itu juga tempat pemakamannya.

Makanan khas memang makanan yang diwariskan turun temurun oleh nenek moyang yang berbeda suku, itulah sebabnya makanan khas setiap satu daerah dengan daerah lain berbeda-beda, baik dari segi bentuknya, warnanya dan rasanya yang menggambarkan budaya daerahnya masing-masing.

Biasanya makanan khas di setiap daerah dijual di warung-warung tradisional ataupun di pinggir-pinggir jalan, peminat dari pada makanan khas saat ini popularitasnya menurun, hal ini disebabkan karena banyaknya pendatang yang membuka warung dengan menu makanan yang lebih modern dan lebih murah, sehingga makanan khas sendiri bisa dibilang kalah saingan.

Bicara masalah makanan khas, ternyata Blitar juga mempunyai makanan khas yang masih eksis sampai sekarang, diantara tempat-tempat yang masih eksis menjual makanan khas Blitar secara turun temurun contohnya warung mbok Bari, warung mbok bari menyediakan nasi pecel khas Blitar, cabangnyapun sudah menjamur dimana-mana bahkan sampai diluar kota Blitar.

SEGO PECEL
Sekilas nasi pecel di Blitar sama dengan nasi pecel pada umumnya yang sering dijumpai, tetapi yang membedakan nasi pecel di Blitar adalah rasa khasnya yang tidak terlalu manis juga kacangnya yang tidak ditumbuk terlalu lembut yang menjadi cirikhas dari pecel Blitar.


Jika anda berkunjung ke makam Bung Karno, tidak afdhol rasanya kalau tidak mampir ke warung mbok Bari yang terletak di dekat komplek pemakaman, hampir setiap hari warung ini dipenuhi dengan pengunjung yang hendak mencicipi nasi pecel ini, khususnya para peziarah yang datang dari berbagai penjuru daerah.

Di warung Mbok Bari menyediakan berbagai macam fariasi pecel, ada yang pake ayam, ikan kali, tempe, tahu, jerohan dan juga daging empal selain itu juga sudah dilengkapi dengan daun kemangi, toge dan daun singkong. Harga untuk satu porsi nasi pecel mencapai Rp. 6000, cukup murah bukan?.

SEGO SOTO
Sekarang pindah ke menu selanjutnya yaitu soto Blitar, selain nasi pecel ternyata Blitar juga terkenal dengan sotonya yang khas, kuah yang sudah di ramu dengan bumbu diguyur ke atas mangkuk yang sudah berisi nasi dan potongan daging dan jerohan diatasnya, yang berbeda dari soto Blitar yaitu di tambah petis dan sambel sehingga sangat memanjakan penikmat soto.


Salah satu warung soto yang populer di Blitar dan tetep eksis turun temurun yaitu warung Bok Ireng. Warung soto Bok Ireng beralamatkan di jalan Kelud Blitar dekat dengan perempatan lampu merah tepatnya di jalan Cokroaminoto.

Nama Bok berasal dari bahasa jawa yang berarti jembatan, konon pada tahun 1900-an disebelah warung terdapat jembatan yang di cat dengan warna hitam, semenjak itulah warung ini dinamakan Bok Ireng, kini warna hitam jembatan semakin memudar tetapi karisma warung Bok Ireng tetap eksis dengan diteruskanya oleh generasi-kegenerasi.

SEGO AMPOK
Makanan satu adalah makanan pokok pengganti nasi yang terbuat dari jagung, di Blitar sendiri disebut dengan ampok, ampok lebih nikmat jika disantap dengan sambal tomat dan sayur rebus dan ditambah dengan ikan asin.


Ampok bisa dijumpai di warung pinggiran alon-alon Blitar, satu porsi Ampok dihargai Rp. 4000, meski terdengar ndeso, ternyata ampok ini mempunyai banyak manfaat

ES DROP
Jika anda berkunjung ke kota Blitar, jangan heran kalau ada termos warna merah yang biasanya diletakkan di depan makam Bung Karno ataupun di tempat-tempat wisata lainnya, sayang sekali untuk dilewatkan termos tersebut,  masyarakat menyebutnya dengan es drop.


Es drop biasa di bungkus dengan kertas dan bentuknya menyerupai es krim, di tahun sembilan puluhan es ini sempat booming menjadi idola untuk disuguhkan dalam acara-acara penting, selain rasanya yang beraneka ragam bungkusnya juga terdapat tulisan “bungkus ramah lingkungan”, ini artinya mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Produksi es drop sangat mudah dijumapai di jalan Ahmad Yani, penjual es drop sering dijumpai di kota-besar Blitar, biasanya memakai sepeda tua dan di sebelah kanan dan kiri joknya terdapat termos yang berwarna merah.

ES PLERET
Masih di alun-alun Blitar tepatnya di samping lapas dua A Blitar, terdapat beberapa warung yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman, misalnya minuman yang satu ini, satu-satunya minuman yang hanya ada di Blitar ini dinamai dengan es Pleret.


Es Pleret terbuat dari tepung beras, rasa dari Pleret sendiri hambar tetapi sangat lebih nikmat apabila dihidangkan dengan syrup dan santan, tidak perlu mengkocek saku terlalu dalam untuk bisa menikmati es pleret ini, es pleret biasa dijual dengan harga Rp. 2500 per porsi.

SUSU JAHE
Blitar adalah kota yang berhawa dingin ketika malam hari, maka dari itu tidak ada salahnya kalau mencoba untuk mencicipi secangkir susu jahe atau yang disebut dengan STMJ yang ada di dekat stasiun Blitar, penjual STMJ di Blitar sering ditemui ketika malam hari dengan memakai gerobak yang didalamnya terdapat puluhan telur yang tertata rapi. Secangkir susu jahe dihargai dengan Rp. 4000.

WAJIK KETIK
Bungkusan berwarna kuning sedikit putih. Makanan ringan dari blitar yang satu ini berpacuh pada rasa manis sedikit gurih. Makanan dengan rasa yang cupkup istimewah berpenampilan ala traditional ini bisa anda beli di semua sudut kota blitar.


Cara pembuatan Wajik Kletik sangatlah mudah, tapi perlu yang namanya keahlian khusus lo. Agar rasa dan tampilan tetap berkulaitas tinggi. Berdasar dari gula dan kelapa yang dihaluskan sedikit kasar di campur dengan ketan. Wajik kletik di bungkus dengan kulit jagung yang disesain dinamis.

Siap untuk anda beli dengan harga berkisar 3000-5000 per pcs. Cukup murah bukan dan kualitas rasa juga menjamin lo. Jika anda mampir diwarung kota blitar jangan lupa untuk mencicipi makanan ringan Wajik Ketik.

PEYEK UCENG
Dari para orang orang desa tidak asing lagi dengan nama peyek. Seperti yang anda kenal peyek adalah makanan ringan yang cocok untuk di paduhkan dengan makanan nasi pecel. Bukan lauk tapi hanyalah sebuah tambahan seperti kerupuk ikan atau lainnya.


Nama dari uceng itu sendiri adalah nama dari bahan yang terdapat pada peyek tersebut. Ikan uceng atau juga disebut ikan kecil. Ikan yang di ambil adalah ikan airtawar berukuran kecil seperti putung roko Ada juga yang berukuran sedikit besar.

Terdapat sangat banyaka anda temui di sekeliling makam sang proklamator (soeakarno). Bisa untuk anda makan secara langsung atau lebih nikmat lagi bisa di makan bersama nasi atau makan ringan lain. Rasanya memang sedikit asin dan gurih.

Mungkin dengan sedikit artikel ini dapat menambah pengetahuan tentang kuliner di Blitar, jika ada kurang dan lebihnya silahkan tambahkan di kolom komentar.



Tampilkan Komentar