Ternyata Unagi Jepang Berasal Dari Kuliner Banyuwangi Lo!!

Oleh:   Cafe Wisata Cafe Wisata   |   5/30/2016 05:50:00 AM
Menikmati unagi tidak harus jauh-jauh ke Jepang. Anda bisa menikmatinya di Banyuwangi, Jawa Timur. Unagi merupakan masakan Jepang yang sudah dikonsumsi mulai abad 7 sebagai makanan yang kaya protein, kalsium, vitamin A dan E yang berbahan dari Ikan Sidat (Iwak Uling Jika di Banyuwangi).


Ikan Sidat juga populer di Korea. Wisata Kuliner berbahan dasar Sidat (Iwak Uling Jika di Banyuwangi) dianggap sebagai sumber daya tahan untuk laki-laki. Selain itu Sidat (Iwak Uling Jika di Banyuwangi) mempunyai kandungan gizi 25 kali lebih banyak dibandingkan susu, 2 kali ikan Salmon serta memiliki omega tinggi. Ibu hamil juga bagus mengkonsumsinya karena akan menambah kecerdasan otak bayi dan membuat daya tahan tubuh meningkat.


Tidak susah mendapatkan ikan Sidat (Uling) di Banyuwangi. Masyarakat dari kabupaten yang dikenal dengan Sunrise of Java lebih mengenal Sidat dengan sebutan Uling. Kalo di Jepang Sidat (Uling) tanpa tulang diolah menjadi unagi-no-kabayaki atau sidat (Uling) panggang yang diberi saus manis kabayaki semacam Teriyaki. Atau ada juga direbus. Kalau di Banyuwangi, Sidat dikenal Uling biasanya dipepes atau dikenal dengan pelasan Uling, Yang banyak di jual di warung makan Banyuwangi.

Ikan Sidat (Uling) dibersihkan dan dipotong - potong serta dicuci bersih. Untuk bumbunya sederhana hanya cabai merah, cabai rawit, asam jawa, gula merah. Ada juga tomat yang dipotong-potong untuk menghasilkan rasa segar dan pas dengan daging Sidat yang lembut.

Setelah bumbu siap, maka dicampur dengan Sidat (Uling) yang sudah dipotong-potong lalu dibungkus daun pisang. Satu pelasan uling berisi dua atau tiga potong daging Sida t(Uling). Lalu kemudian dikukus sebentar lalu dibakar agar aroma dagingnya keluar. Memang sengaja tidak diambil durinya karena pelanggan bilang sensasinya lebih terasa, katanya. 

Warung warung / Wisata kuliner yang ada di Banyuwangi biasanya membanderol harga Rp 15.000 per satu pelasan. Biasanya yang datang dan berwisata kuliner pelasan uling dari rombongan luar kota.


Sementara itu wisatawan dari luar kota bahkan dari manca negara mengaku sudah beberapa kali makan pelasan Sidat ( uling ) bersama keluarganya. klo saya sendiri tahunya Uling dirumah saya  sering masak kalau pas nangkap di sungai, soalnya kan belum ada yang membudidayakannya jadi masaknya ya kalau pas nemu aja. Saya juga baru tahu kalo di Jepang ini makanan mahal. Kalau di sini murah nggak usah jauh-jauh ke Jepang buat makan Unagi. Di sini ada yang versi Banyuwangi.

Daging  Sidat yang lembut pas sekali dengan bumbu tradisional yang bercitra pedas dan asam. Menyantapnnya pake nasi hangat jadi lupa kalo punya utang,  hehehehehehe.


Penasaran dengan rasaUnagi Jepang Ternyata Berasal Dari Kuliner Banyuwangi?  saya tunggu di Banyuwangi nanti saya ajak nyicipin Pelasan Uling yang rasanya pedas, asam dan segar membuat kamu selalu ketagihan pingin ke Banyuwangi terus.

Cukup sekian dulu tulisan saya tentang Unagi Jepang  Berasal Dari Kuliner Banyuwangi.

Tampilkan Komentar