Grand Watudodol Tempat Wisata Baru di Banyuwangi

Oleh:   Cafe Wisata Cafe Wisata   |   7/21/2016 07:54:00 PM
Halo sobat pembaca Cafewisata.com & pecinta dunia wisata sejak beberapa minggu ini saya tidak posting di blog wisata ini karena ada beberapa kesibukan di dunia nyata dan kesibukan lebaran. Kali ini saya ingin menulis tentang wisata baru yang ada di Kota Banyuwangi yang terletak di utara kota Banyuwangi yaitu Grand Watudodol (GWD) karena kebetulan pada liburan lebaran kemarin saya sempatkan untuk berwisata ke GWD yang terletak di desa bangsring kec. wongsorejo Banyuwangi lokasinya tidak jauh dari wisata watudodol. 
Tak kalah bagusnya dengan wisata  wisata yang lain yang ada di kota Banyuwangi Grand Watudodol (GWD) ini memiliki beberapa fasilitas yang menurut saya cukup memadai untuk dijadikan tempat tujuan wisata atau tempat berlibur bersama keluarga disaat hari libur atau akhir pekan.
Kementerian Pariwisata menggelontorkan dana Rp 1,5 miliar untuk membantu pengembangan infrastruktur pariwisata di Grand Watu Dodol, Banyuwangi. Dana itu akan digunakan untuk membangun sejumlah area penunjang wisata pantai di Grand Watu Dodol, seperti fasilitas pertunjukan (amphitheatre) dan penataan lansekap.
"Prospek pariwisata Banyuwangi sangat bagus, dan perlu terus dikembangkan. Keberadaan destinasi wisata baru sangat penting agar pilihan wisatawan juga semakin beragam. Oleh karena itu, kami membantu pengembangan Grand Watu Dodol yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi baru yang lebih menarik," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya setelah pemberian secara simbolis dana dari Kemenpar ke Pemkab Banyuwangi.

Ini saya dan Istri Tercinta
Salah satu kunci untuk mengembangkan pariwisata adalah adanya atraksi atau destinasi wisata yang mempunyai nilai jual. Hal itu juga harus ditopang oleh amenitas alias infrastruktur penunjang seperti restoran, kafe, hotel, money changer, dan sebagainya.





Semoga apa yang bisa dibantu oleh Kementerian Pariwisata ini ikut mempercepat pengembangan di Banyuwangi. Selain dana untuk pengembangan infrastruktur pariwisata, Kemenpar sebelumnya juga membantu dana promosi pariwisata Banyuwangi, juga sebesar Rp1,5 miliar.


Grand Watu Dodol yang mendapat bantuan dari Kemenpar adalah salah satu destinasi anyar dalam bentuk rest area terintegrasi yang sedang dibangun oleh Pemkab Banyuwangi. Destinasi ini langsung menghadap ke laut dengan arsitektur unik lengkap dengan kafe, area pantai, area bermain, dan gerai produk kreatif dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyuwangi. Terletak tak jauh dari jalur penyeberangan yang menghubungkan Banyuwangi dan Bali, Grand Watu Dodol diikhtiarkan untuk "mencegat" wisatawan yang hendak ke Bali melalui jalur penyeberangan Banyuwangi.
Area Parkir
 Letak yang berdekatan dengan Bali adalah keunggulan komparatif Banyuwangi dibanding daerah lain. Ada jutaan orang yang menyeberang ke Bali lewat Banyuwangi, mereka itu yang kami ”tahan” dulu barang satu-dua hari dengan berbagai strategi. Grand Watu Dodol bisa menjadi andalan. Mereka yang mau ke Bali akan tertarik mampir ke sana. Belanja uang katakanlah Rp 500.000 per orang di sana, tinggal dikalikan berapa juta orang yang akan menyeberang ke Bali dalam setahun. Ada perputaran uang besar yang bakal meningkatkan ekonomi lokal.
Wahana Perahu keliling patung gandeung

Patung gandrung terlihat dari GWD

Aula

Pantai
 Saat ini, Grand Watu Dodol masih dalam tahap pengerjaan. Pemkab Banyuwangi pada tahun ini telah menganggarkan dana Rp700 juta untuk menata lansekap, membangun toilet, areal parkir, food court, memasang tempat duduk di pinggir pantai dan memasang ornamen-ornamen pantai.
Kita sudah memiliki grand design pengembangan Watu Dodol. Dengan bantuan Kemenpar, bisa mempercepat pengerjaannya. Kita harus optimistis Grand Watu Dodol akan bisa menjadi destinasi baru yang menarik wisatawan untuk datang ke Banyuwangi.

Tampilkan Komentar